Tetap Berjalan Walau Terlambat, Semangat Perbaikan Diri, Kini dan Nanti




"Berani Perlahan tuk Melangkah ke Depan"
Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan – Sutan Sjahrir
Oleh Aris Rasyid Setiadi





Seperti yang kita tahu, salah satu persyaratan paling penting untuk kesuksesan adalah orientasi tindakan. Hal itu adalah motivasi internal untuk langsung bergerak guna mencapai cita-cita atau  menangani proyek. Orientasi tindakan diekspresikan dengan rasa urgensi dan ketidaksabaran untuk menyelesaikan tugas dengan cepat. Hal itu adalah salah satu kualitas yang paling penting dari orang-orang paling sukses di bidang apapun.
Rintangan terbesar untuk mengambil tindakan segera adalah rasa takut-rasa takut gagal, kehilangan, malu, dikritik, atau dicemoohkan.Untuk mencapai semua hal yang memungkinkan bagi Anda, Anda harus dengan sadar dan sengaja mengambil kendali atas rasa takut yang menghambat Anda. Berikut ini adalah cara-cara yang saya kutip dari bukunya Brian Tracy yang berjudul "Just  Shut Up and DO IT! 7 Langkah Jitu Untuk Meraih Impian Anda":

Kepercayaan Diri Membatalkan Rasa Takut
Penangkal rasa takut adalah kepercayaan-diri. Kepercayaan diri memberi Anda energi, antusiasme, dan dorongan untuk mengatasi rintangan mana pun, internal dan eksternal, dalam upaya meraih cita-cita Anda.
Kepercayaan-diri didasarkan pada fondasi keberanian, dan keberanian adalah kualitas kunci yang berujung pada kesuksesan.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Winston Chuchill, “Keberanian dengan tepat dianggap sebagai kebajikan paling penting, karena kebajikan lain tergantung pada keberanian.”
Margaret Thatcher mengatakannya seperti ini: “Segala hal akhirnya berujung pada keberanian di saat perbedaan tak dapat diselesaikan.”

Semua Orang Takut
Kenyataanya, semua orang takut pada beberapa hal-dan, biasanya pada banyak hal. Satu-satunya perbedaan adalah bagaimana Anda menangani rasa takut yang normal dan alami yang Anda alami setiap hari.
Ralph Waldo Emerson memberikan solusi ini: “Lakukan hal yang Anda takuti, dan rasa takut itu pasti lenyap.”
Cara Anda mengatasi rasa takut Anda dan mengembangkan tingkat keberanian dan kepercayaan-diri yang tak tergoyahkan adalah dengan melakukan hal yang Anda takuti, berulang kali, sampai rasa takutnya hilang.
Salah satu rasa takut terbesar yang menghambat kita adalah rasa takut ditolak. Hal itu biasanya disebabkan oleh kritik destruktif pada masakanak-kanak. Sebagai orang dewasa, kita mungkin masih hipersensitif terhadap pendapat, nyata atau khayalan, orang lain. Kekhawatiran tentang apa yang dipikirkan orang lain tentang diri kita kerap menghambat kita  untuk mencoba sama sekali.

Prinsip Kesuksesan yang Berharga
Jangan pernah melakukan atau tidak melakukan sesuatu karena Anda takut apa yang mungkin dipikirkan orang lain tentang Anda. Karena kenyataannya, tidak ada yang memikirkan Anda sama sekali.
Adalah menakjubkan betapa banyaknya orang yang bertahan pada pekerjaan yang buruk, relasi yang tidak membahagiakan, pernikahan yang buruk, atau situasi sulit macam apapun karena mereka khawatir bahwa orang lain akan mengritik mereka bila memutuskan untuk keluar dari situasi itu dan pergi. Ketika mereka akhirnya berhasil menemukan keberanian untuk pergi, merekaheran bahwa tidak ada orang yang peduli. Tidak ada orang yang memikirkan mereka sama sekali.

Hadapi Rasa Takut
Di Hamlet, Shakespeare berkata, “Hadapilah selusin masalah , dan akhiri dengan menentangnya.” Yang menarik dari penemuan itu adalah bahwa saat Anda bergerak menuju orang atau situasi yang Anda takuti dan mengambil tindakan meskipun Anda takut, rasa takut Anda hilang dan diganti dengan keberanian.
Akan tetapi, bila Anda menghindari orang atau situasi yang menimbulkan rasa takut, rasa takutnya terus tumbuh dan tak lama kemudian merasuki pikiran dan perasaan Anda, mengalihkan perhatian Anda sepanjang hari dan membuat Anda tidak bisa tidur pada malam hari.
Seorang wartawan muda, Arthur Gordon, sedang mewawancarai Thomas J. Watson Sr., pendiri IBM, dan bertanya padanya, “Mr. Watson, bagaimana caranya saya bisa lebih sukses dalam waktu lebih cepat?” Watson menjawab dengan kata-kata klasik ini: “Bila Anda ingin meningkatkan tingkat kesuksesan Anda, lipatgandakan tingkat kegagalan Anda...Di situlah Anda akan menemukan kesuksesan-di sisi jauh dari kegagalan.”

Belajarlah untuk Tidak Takut
Bila saya mewawancarai orang-orang kaya, saya selalu terkejut mendapati bahwa banyak di antara mereka, mungkin sebagian besar, memulai karier mereka sebagai tenaga penjualan yang menelepon secara acak untuk menjual produk dan jasa mereka. Dengan menghadapi rasa takut gagal dan ditolak berulang kali, mereka akhirnya mencapai titik di mana mereka tidak lagi takut gagal.
Pemahaman tentang penjualan secara acak melalui telepon adalah hal yang menakutkan,bahkan traumatis bagi banyak orang. Saya sudah bicara dengan banyak orang yang bekerja sebagai tenaga penjualan yang mengharuskan panggilan telepon secara acak dan akhirnya pingsan ketakutan dalam beberapa jam dan kembali ke pekerjaan dengan gaji.
Satu-satunya cara untuk mengatasi ketakutan Anda untuk melakukan peneleponan acak, atau hal lain adalah dengan melakukannya beberapa kali. Dalam seminar saya tentang penjualan, saya mengajarkan the-100 Call Method. Saya memberitahu para tenaga penjualan profesional saya bahwa cara tercepat untuk keluar dari anjloknya penjualan dan melipatgandakan penghasilan penjualan Anda adalah dengan melakukan seratus panggilan telepon secepat mungkin-dan tidak memedulikan hasilnya.

Lupakan Penolakan
Bayangkan bahwa seseorang menawarkan untuk membayar Anda sepuluh, dua puluh atau tiga puluh dolar untuk setiap seratus orang yang Anda hubungi entah melalui telepon atau secara langsung, dan Anda akan dibayar terlepas dari apakah orang yang Anda telepon menyukai Anda, membenci Anda, membeli dari Anda, atau bahkan membanting teleponnya. Apa yang akan Anda lakukan?
Jawabannya adalah bahwa bila Anda tidak takut ditolak, Anda akan menelepon seratus orang secepat mungkin. Dan bila Anda melakukannya, hal-hal menakjubkan terjadi; dengan menelepon orang, tanpa memedulikan apakah mereka membeli atau tidak, Anda akan mengembangkan lebih banyak energi dan kepercayaan diri daripada sebelumnya. Dan banyak diantara seratus orang yang Anda telepon ternyata menjadi pelanggan terbaik Anda dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.

Jadikan Hal itu sebagai sebuah Permainan
Dalam buku The Happiness of Pursuit, sang penulis menceritakan banyak kisah tentang orang-orang yang memutuskan untuk mengatasi rasa takut mereka dan memulai perjalanan dan petualangan yang sudah mereka pikirkan selama bertahun-tahun tetapi selama ini mereka tidak mempunyai keberanian untuk melakukannya.
Dalam salah satu kisah, seorang lelaki muda yang sangat pemalu di Houston, Texas, yang diliputi rasa takut akan penolakan dan kritik memutuskan untuk pergi keluar dan bertanya pada seratus orang apakah ia boleh melakukan sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Ia bertanya pada orang-orang di jalanan apakah ia boleh memeluk mereka, bertanya pada kepala pemadam kebakaran apakah ua boleh meluncur pada tiang di ruang pemadam kebakaran, dan bertanya pada orang lain apakah mereka mau memberi dia sesuatu secara cuma-Cuma. Ia bertekad untuk pergi keluar dan membuat seratus permintaan yang keterlaluan tanpa memedulikan apakah orang-orang akan mengatakan tidak. Di akhir eksperimennya, sebagian besar rasa malu, sensivitas, dan rasa takut ditolaknya hilang untuk selamanya.


Lakukan Apa yang Menakutkan Anda
Darren Hardy, penerbit majalah SUCCESS, berkata, “Merasa takut artinya Anda menyerahkan kekuatan Anda. Lakukan sesuatu yang menakutkan Anda, dan Anda memperoleh kembali kekuatan Anda.”
Ia menceritakan kisah tentang keinginannya untuk membeli sepeda pada usia dua belas tahun, tetapi ia tidak punya uang. Hal yang paling menakutkannya adalah meminta orang lain untuk membeli sesuatu dan permintaannya ditolak. Jadi ia mendapatkan pekerjaan di perusahaan penjualan langsung, menjual produk kecil ke orang-orang yang berjalan di trotoar.
Ia mengumpulkan keberaniannya dan berdiri di sana sepanjang hari, menghampiri orang-orang yang tidak ia kenal, menawarkan produknya, dan meminta mereka untuk membeli. Sebagian besar mereka langsung menolaknya. Namun pada akhir dari dua hari kerja, ketika ia melakukan penjualan dan menghasilkan uang, ia sama sekali tidak takut lagi untuk melakukan panggilan telepon secara acak dan mencari pelanggan baru sepanjang sisa hidupnya. Pada saat usianya menginjak dua puluh lima tahun, ia menjadi seorang jutawan.

Pengalaman Belajar
Dalam sebuah penelitian di Harvard, mereka menemukan bahwa pemimpin jarang menggunakan kata “gagal”. Sebaliknya, mereka menggunakan istilah “pengalaman belajar”. “Ini adalah pengalaman belajar yang berharga” atau ”Ini adalah pengalaman belajar yang mahal.” Atau sering kali mereka berkata “Ini adalah pengalaman belajar yang menyakitkan.” Namun, mereka tidak pernah menggunakan kata “gagal”.
Dalam bisnis hari ini, untuk sukses, Anda harus siap memiliki sejumlah besar pengalaman belajar untuk menemukan kombinasi produk dan jasa yang tepat dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjual secara efektif di pasar yang semakin kompetitif.

Empat Langkah Menuju Kesuksesan
Proses untuk mencapai kesuksesan hari ini adalah sederhana. Prosesnya ada empat bagian:
1.      Putuskan apa yang ingin Anda lakukan.
2.      Ambil tindakan segera.
3.      Gagal dan belajar dengan cepat.
4.      Coba lagi, berulang kali, sampai Anda sukses.

Tidak Ada Kegagalan, yang Ada Adalah Umpan Balik
Kenyataannya, tidak ada hal yang dinamakan kegagalan, yang ada adalah umpan balik. Anda belajar mencapai kesuksesan dengan mengalami kegagalan, jadi Anda tidak perlu takut gagal. Malah, Anda harus antusias menghadapi setiap pengalaman kegagalan, mengetahui bahwa setiap pengalaman kegagalan membawa Anda mendekati kesuksesan yang Anda dambakan.
Wartawan Dorothea Brande menulis,”Bersikaplah seolah-olah kegagalan itu tidak mungkin, dan kegagalan akan menjadi tidak mungkin.”
Mark Victor Hansen mendukung pemikiran itu saat mengatakan, “Apa yang Anda inginkan, menginginkan Anda.”
Sejak saat ini, apa pun yang Anda inginkan, raihlah! Ambil kesempatan.Keluarlah dari zona nyaman Anda. Coba, coba lagi, lalu coba sekali lagi.

Bergeraklah Lebih Cepat

Semakin cepat Anda gagal, semakin cepat Anda sukses. Dan lebih bagus lagi, semakin sering Anda gagal, semakin banyak keberanian dan kepercayaan diri yang akan Anda kembangkan sampai Anda akhirnya menjadi tak terbendung. Tidak ada hal yang dapat mencegah Anda memulai dan melanjutkan.

Komentar

Postingan Populer